LEMBAR KERJA SISWA : CARA MENGHITUNG MASA SUBUR

LEMBAR KERJA SISWA : CARA MENGHITUNG MASA SUBUR

LKS:01

CARA MENGHITUNG MASA SUBUR PADA WANITA DENGAN SISTEM KALENDER
PENGANTAR
Anda masih ingat tentang cara menghitung siklus menstruasi pada kegaiatan sebelumnya?
LKS yang anda gunakan sekarang ini merupakan petunjuk kerja untuk menghitung masa subur pada wanita, yang menggunakan dasar perhitungan dari siklus menstruasi pada wanita

TUJUAN
Setelah mengerjakan LKS ini Anda diharapkan dapat menghitung masa subur pada beberapa wanita dengan menggunakan system kalender dan dapat digunakan dalam kampanye/penyuluhan pengaturan kelahiran pada masyarakat untuk mengatasi peledakan penduduk dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

BAHAN BACAAN
1. Pengertian
Pengetian Masa Subur
Masa Subur adalah suatu masa dalam siklus menstruasi perempuan dimana terdapat sel telur yang matang yang siap dibuahi, sehingga bila perempuan tersebut melakukan hubungan seksual maka dimungkinkan terjadi kehamilan.Pengertian lainnya, Masa Subur wanita adalah suatu masa yang berada disekitar waktu keluarnya sel telur tersebut (umumnya bagi yang mempunyai siklus haid 28-30 hari berada antara hari ke 12 hingga hari ke 18 dihitung dari hari pertama haid ).
Cara Menghitung dan Menentukan Masa Subur
Untuk menghitung masa subur sebenarnya tidak telalu sulit hanya saja memerlukan ketelitian dan kesabaran agar memperoleh hasil maksimal. Bagi anada wanita yang ingin hamil untuk mengetahui, menentukan dan menghitung masa subur anda supaya hamil. Anda harus mengetahui apakah ada sel telur yang siap di buahi. Menurut salah satu dokter di sebuah sakit ternama di Jakarta mengatakan,” Masa subur bisa diketahui dengan menghitung dari periode menstruasi, perubahan pada lendir dan perubahan suhu tubuh”.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghitung masa subur untuk wanita yang ingin hamil, yaitu :
Siklus Haid
Masa subur akan mudah diketahui jika siklus haid anda setiap bulannya lancar dan normal. Ada ahli yang berpendapat sikulus haid normal 28 hari, pertengahan siklusnya hari ke – 14 ( 28 : 2 ), masa suburnya 3 haari sebelum hari ke -14, yaitu ( 14 – 3 ) dan 3 hari setelah hari ke -14 yaitu hari ke -17 ( 14 + 3 ) adi masa subur terjadi pada hari ke -11 dan hari ke -17
Ada pula cara / rumus lainnya dalam menghitung masa subur dengan sistem kalender, seperti berikut ini :
Masa Subur = Hari Terakhir Haid Menstruasi + 13
Masa Prasubur = Masa Subur -3 & Masa Subur + 3
sebelum menggunakan metode ini disarankan pasangan suami – istri harus mengetahui masa subur masing-masing, siklus masa subur pada wanita tidak sama dengan wanita lainnya, dpat dilakukan pengamatan secara minimal 6 kali siklus haid / menstruasi.
jika siklus haid teratur ( 28 hari ) :
* Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1
* Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid
Jika siklus haid tidak teratur :
* Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.
* Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
* Rumus
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11
Contoh :
Siklus menstruasi normal 28 hari, pertengahan siklusnya hari ke-14 (28:2). Berarti masa suburnya 3 hari sebelum hari ke-14, yaitu hari ke-11 (14-3) dan 3 hari setelah hari ke-14, yaitu hari ke-17 (14+3). Jadi, masa subur berlangsung antara hari ke-11 sampai hari ke-17 (7 hari) dari siklus haid wanita normal.
Pendapat lain mengatakan hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1 dan masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid.
2. Prosedur
Sistem Kalender

 Siapkan kalender yang akan digunakan dalam penghitungan
 Tetapkan patokan awal dari tanggal hari pertama menstruasi seorang wanita, misalkan tanggal 2 Januari.
 Lingkarilah tanggal patokan tersebut pada kalender yang telah disiapkan
 Tentukan tanggal akhir yang diambil dari siklus normal pada wanita yaitu 28 hari.Artinya jika patokan awal 2 januari, maka tanggal patokan akhir sesuai siklus normal adalah tanggal 30 Januari
 Lingkari tanggal tersebut.
 Hitung mundur 14 hari dari tanggal tersebut dan lingkari
 Masa subur dihitung dengan rumus 14 – 1 atau 14 +1, lingkari tanggal sesuai rumus diatas
 Temukan tanggal berapa masa subur wanita tersebut
 Ulangi cara di atas untuk orang ke 2,3,4,5,6 dan seterusnya.
 Lakukan juga penghitungan untuk wanita yang mengalami siklus yang tidak teratur.

3. Bacalah bahan yang menunjang dalam mempelajari cara menghitung masa subur pada wanita
a. http://www.artikelkedokteran.com/487/solusio-plasnta.html tentng fertilisasi, kehamilan dan kelahiran
b. http://www.artikelkedokteran.com/555/kb-dan-kontrasepsi.html, tentang menstruasi dan gangguannya
c. http://jurnalbidandiah.blogspot.com/2012/05/gangguan-menstruasi.html, tentang menstruasi dan gangguannya

4. Contoh Catatan/kalender menstruasi
TUGAS
1. Hitunglah masa subur dari contoh berikut :
Seorang wanita mendapat haid mulai tanggal 9 Oktober. Sekitar tanggal berapakah masa subur wanita tersebut?
Kunci jawaban :
Tanggal 9 Oktober ini dihitung sebagai hari ke-1. Maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 20 Oktober dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 Oktober. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 Oktober hingga tanggal 24 Oktober.
Bila haid tidak teratur
Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
Rumus :
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11
2. Pertanyaan
Jika seorang wanita mendapat haid dengan siklus terpendek 25 hari dan siklus terpanjang 30 hari. Jika hari pertama haid terakhir adalah tanggal 5 Maret, Sekitar tanggal berapa masa subur wanita tersebut?

Kunci Jawaban :
Seorang wanita mendapat haid dengan siklus terpendek 25 hari dan siklus terpanjang 30 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya).
Langkah 1 : 25 – 18 = 7
Langkah 2 : 30 – 11 = 19
Jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-7 sampai hari ke-19.
3. Tuliskan bagian mana yang menjadi kesulitan Anda ……….

LAGKAH-LANGKAH

1. Setiap mengerjakan tugas di atas tentukan terlebih dahulu hari pertama dari menstruasi terakhir dari wanita yang akan di ambil datanya.
2. Tanyakan pada wanita yang akan diambil datanya apakh menstruasinya norrnal atau tidak teratur?.
3. Buat catatan dari hasil penghitungan masa subur tersebut.
4. Setelah data awal yang diperlukan cukup, mulailah menghitung masa subur pada wanita tersebut
TOPIK DISKUSI

Diskusikan dengan kelompok Anda hal-hal berikut:
1. Apa pentingnya mempelajari cara menghitung masa subur pada wanita?
2. Apa yang menyebabkan masa subur beberapa wanita tidak normal?
3. Apakah laki-laki juga memiliki masa subur seperti pada wanita?
4. Jika terjadi, apakah pengaruh terhadap proses reproduksi pada manusia secara spesifik?
Anda dapat juga memanfaatkan kalangan profesional untuk mendapatkan informasi yang akurat.

KRITERIA KEBERHASILAN
Indikator 1
Siswa mampu menghitung ”Masa subur ”bagi wanita yang siklus haidnya normal

Indikator 2
Siswa mampu menghitung ”Masa subur ” bagi wanita yang siklus haidnya tidak normal

Indikator 3
Siswa mampu melaporkan hasil pengamatan dalam bentuk laporan dengan sistematika penulisan yang benar.

Indikator 4
Siswa dapat membuat rancangan dalam bentuk poster atau ppt tentang cara menghitung masa subur, agar masyarakata dapat mengatur kelahiran dengan tepat sehingga kualitas generasi mendatang lebih baik

ALAT DAN BAHAN

Peralatan yang diperlukan:
Spidol
Kertas tabel

Bahan yang diperlukan:
Kalender
.
Lampiran Kalender Haid

LAPORAN HASIL
Sistematika :
1. Judul
2. Tujuan
3. Dasar Teori
4. Alat dan Bahan
5. Prosedur
6. Penyajian Data
7. Analisis Data
8. Kesimpulan
9. Daftar Pustaka

REFLEKSI DIRI

1. Kendala apa saja yang ditemukan.
……………………………………………………………………………………….………………………………………………………………………………………….

2. Bagian yang paling berkesan selama melakukan kegiatan.
…………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………….
, .
3. Apa yang dapat Anda kembangkan setelah menyelesaiakan pengamatan ini.
……………………………………………………………………………………..…’………………………………………………………………………………….……….

DAFTAR PUSTAKA

1. Notodiharjo, Riono. 2002. Reproduksi, Kontrasepsi, dan Keluarga Berencana : Metode KB tanpa bantuan obat-obatan dan peralatan.
2. Varney, Helen. 2006. Asuhan Kebidanan. Jakarta : EGC.
3. Wikhjosastro, Hanifa. 2005. Ilmu Kandungan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
4. Wikhjosastro, Hanifa. 2005. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo.
………………………………………………………………………………………..

PENILAIAN

ASPEK PENILAIAN
1. Pemahaman konsep/teori : 20 %.
2. Proses pengambilan data : 20 %.
3. Diskusi dan tugas : 20 %
4. Laporan : 20 %
5. Pembuatan poster. /ppt : 20 %.

NILAI

LEMBAR KERJA SISWA : CARA MENGHITUNG MASA SUBUR

LKS : CARA MENGHITUNG MASA SUBUR PADA WANITA DENGAN SISTEM KALENDER

TUJUAN :

Setelah mengerjakan LKS ini Anda diharapkan dapat menghitung masa subur pada beberapa wanita dengan menggunakan system kalender dan dapat digunakan dalam kampanye/penyuluhan pengaturan kelahiran pada masyarakat untuk mengatasi peledakan penduduk dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

ISI

1. Pengertian
Pengetian Masa Subur
Masa Subur adalah suatu masa dalam siklus menstruasi perempuan dimana terdapat sel telur yang matang yang siap dibuahi, sehingga bila perempuan tersebut melakukan hubungan seksual maka dimungkinkan terjadi kehamilan.Pengertian lainnya, Masa Subur wanita adalah suatu masa yang berada disekitar waktu keluarnya sel telur tersebut (umumnya bagi yang mempunyai siklus haid 28-30 hari berada antara hari ke 12 hingga hari ke 18 dihitung dari hari pertama haid ).
Cara Menghitung dan Menentukan Masa Subur
Untuk menghitung masa subur sebenarnya tidak telalu sulit hanya saja memerlukan ketelitian dan kesabaran agar memperoleh hasil maksimal. Bagi anada wanita yang ingin hamil untuk mengetahui, menentukan dan menghitung masa subur anda supaya hamil. Anda harus mengetahui apakah ada sel telur yang siap di buahi. Menurut salah satu dokter di sebuah sakit ternama di Jakarta mengatakan,” Masa subur bisa diketahui dengan menghitung dari periode menstruasi, perubahan pada lendir dan perubahan suhu tubuh”.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghitung masa subur untuk wanita yang ingin hamil, yaitu :
Siklus Haid
Masa subur akan mudah diketahui jika siklus haid anda setiap bulannya lancar dan normal. Ada ahli yang berpendapat sikulus haid normal 28 hari, pertengahan siklusnya hari ke – 14 ( 28 : 2 ), masa suburnya 3 haari sebelum hari ke -14, yaitu ( 14 – 3 ) dan 3 hari setelah hari ke -14 yaitu hari ke -17 ( 14 + 3 ) adi masa subur terjadi pada hari ke -11 dan hari ke -17
Ada pula cara / rumus lainnya dalam menghitung masa subur dengan sistem kalender, seperti berikut ini :
Masa Subur = Hari Terakhir Haid Menstruasi + 13
Masa Prasubur = Masa Subur -3 & Masa Subur + 3
sebelum menggunakan metode ini disarankan pasangan suami – istri harus mengetahui masa subur masing-masing, siklus masa subur pada wanita tidak sama dengan wanita lainnya, dpat dilakukan pengamatan secara minimal 6 kali siklus haid / menstruasi.
jika siklus haid teratur ( 28 hari ) :
* Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1
* Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid
Jika siklus haid tidak teratur :
* Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.
* Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
* Rumus
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11
Contoh :
Siklus menstruasi normal 28 hari, pertengahan siklusnya hari ke-14 (28:2). Berarti masa suburnya 3 hari sebelum hari ke-14, yaitu hari ke-11 (14-3) dan 3 hari setelah hari ke-14, yaitu hari ke-17 (14+3). Jadi, masa subur berlangsung antara hari ke-11 sampai hari ke-17 (7 hari) dari siklus haid wanita normal.
Pendapat lain mengatakan hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1 dan masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid.LKS PEMBELAJARAN , Destri

GARIS BESAR ISI MODUL DAN JABARAN MATERI MODUL

Garis Besar Isi Modul tentang Reproduksi Manusia

Deskripsi Singkat : Materi ini membahas tentang Reproduksi dan secara khusus tentang organ Reproduksi pada Manusia dan proses reproduksi pada Manusia perlu dipahami secara tepat, bagi siswa SMA khususnya kelas XII, karena dengan pemahaman yang benar dan tepat diharapkan siswa akan lebih memahami proses yang ada dalam tubuhnya masing-masing, sehingga lebih mampu menghargai dan menjaga dirinya dari segala gangguan dan kelainan yang bisa terjadi pada system reproduksi manusia.

GBIM DAN JM (DESTRI)

Media Pembelajaran dan Karakteristik

Pembahasan ini akan mempelajari bahwa macam-macam media pembelajaran jumlahnya sangat banyak,Berdasarkan perkembangan teknologi tersebut, media pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok yaitu:
a. Media hasil teknologi cetak
b. Media hasil teknologi audio-visual
c. Media hasil teknologi yang berdasarkan computer
d. Media hasil gabungan tenologi cetak dan teknologi computer.

Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi:
a. Media auditif
b. Media visual
c. Media audio visual:1). Audio visual murni
2). Audio visual tidak murni

Dilihat dari daya liputnya, media terbagi menjadi:
a. Media dengan daya liput luas dan serentak
b. Media dengan daya liput terbatas oleh ruang dan tempat
c. Media untuk pembelajaran invidual
Dilihat dari bahan-bahannya, media terbagi menjadi:
a. Media sederhana
b. Media kompleks

Pembahasan lebih lanjut ada attachment Macam Media Pembelajaran dan Karakteristiknya 1

MODUL BAHAN AJAR MATERI REPRODUKSI PADA MANUSIA

PENDAHULUAN

Pada topik sebelumnya dibahas pentingnya proses pembelahan sel, terutama pembelahan meiosis dalam proses reproduksi pada organism. Apakah anda masih ingat mengapa proses pembentukan sel kelamin (gamet) terjadi melalui pembelahan meiosis? Mengapa proses pembentukan sel gamet (gametogenesis) baik pada wanita (oogenesis) dan pada laki-laki (spermatogenesis) sangat penting dalam proses reproduksi pada manusia? Serta mengapa proses oogenesis dan spermatogenesis memiliki perbedaan-perbedaan yang justru penting agar proses reproduksi pada setiap organism termasuk manusia berjalan normal?
Pada Modul ini akan membahas struktur organ reproduksi baik pada laki-laki maupun perempuan, serta prosesnya yang meliputi proses pembentukan sel kelamin (gametogenesis), proses menstruasi/kehamilan pada wanita sampai proses kelahirannya, serta gangguan/kelainan dan penyakit yang dapat timbul akibat proses reproduksi yang tidak tepat.

Beberapa pertanyaan yang akan menuntun siswa dalam pembelajaran topik ini adalah :
1. Apakah adanya perbedaan struktur organ reproduksi pada laki-laki dan perempuan, berkaitan erat dengan perbedaan fungsi dalam proses reproduksi?

2. Mengapa peran seorang ibu sangat penting dalam proses reproduksi ini ?
3. Penyakit-penyakit yang dijumpai pada system reproduksi apa saja yang pernah anda ketahui di sekitar anda?
4. Apakah ada hubungan antara perilaku yang kurang baik/sehat terhadap munculnya penyakit tersebut?
5. Apa yang bisa anda lakukan untuk dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut?
6. Apa yang bisa anda lakukan untuk mencegah terjadinya peledakan penduduk dan menurunnya kualitas hidup manusia?

TUJUAN

Tujuan akhir pembelajaran, diharapkan siswa dapat menganalisis munculnya masalah akibat proses reproduksi pada manusia seperti; gangguan dan penyakit, peledakan penduduk, gizi buruk pada ibu hamil dan balita.

URAIAN MATERI

A. SISTEM REPRODUKSI PADA PRIA
Pembahasan Sistem reproduksi pria meliputi
I. Organ-organ reproduksi
II. Spermatogenesis
III. Kelenjar reproduksi pada Pria
IV. Hormon pada pria.
V. Gangguan pada system reproduksi manusia

B. SISTEM REPRODUKSI WANITA
Sistem reproduksi wanita meliputi organ reproduksi, oogenesis, hormon pada wanita, fertilisasi, kehamilan, persalinan dan laktasi.
Organ Reproduksi
I. Struktur Organ Reproduksi Wanita
I.1. Organ reproduksi luar (Eksternal)
I.2. Organ reproduksi dalam (Internal)
II. Hormon Reproduksi
III. Oogenesis
IV. Siklus MenstruasiPENDAHULUAN MODUL(DESTRI) ISI MODUL (DESTRI)

V. Gestasi (Kehamilan)
VI. Persalinan
VII. Laktasi
VIII. Gangguan pada system reproduksi wanita
IX. Menstruasi – Pregnansi
X. Deteksi Kehamilan
XI. Penyakit Menular Lewat Hubungan Seksual
XII. Gambaran Klinis